Halo guys! Baru-baru ini, banyak pengguna Blogger yang melaporkan adanya kesalahan teknis yang menyebabkan Blog mereka dikunci otomatis oleh pihak Blogger. Alasannya, karena adanya "False Positive" yang dianggap "Melanggar Kebijakan Malware dan Konten Berbahaya".
![]() |
| Ilustrasi Gambar: AI ChatGPT |
Sumber Artikel : Techcorner.id, Dailyseo.id, dan Kompasiana.com
Beberapa sumber Media dan sejumlah sejumlah laporan komunitas Blogger sama-sama menyoroti masalah yang terjadi pada platform Blogger pada awal Agustus 2026. Banyak pemilik blog tiba-tiba mendapati blog mereka dikunci, dihapus, atau tidak dapat diakses dengan alasan melanggar kebijakan “Malware and Similar Malicious Content”.
Menariknya, masalah tersebut tidak hanya dialami oleh satu atau dua blogger. Laporan dari berbagai pengguna menunjukkan pola yang hampir sama, termasuk blog yang sebelumnya terlihat normal dan tidak memiliki indikasi malware.
Kondisi ini kemudian menimbulkan berbagai pertanyaan: Apakah blog Blogger benar-benar terkena malware? Apakah template Blogger menjadi penyebabnya? Apakah aktivitas bot atau AI Google berkaitan dengan pemblokiran tersebut? Dan apa yang harus dilakukan jika blog tiba-tiba dihapus?
![]() |
| Tampilan Laporan Blog Terkunci Akibat False Positive di Google Help (Blogger) |
Blogger Mengalami Gelombang Pemblokiran karena Deteksi Malware
Masalah mulai ramai dilaporkan pada 4 Agustus 2026. Sejumlah pemilik blog Blogger menerima notifikasi bahwa blog mereka dikunci karena dianggap melanggar kebijakan malware dan konten berbahaya.
Mencatat bahwa laporan datang dari berbagai jenis blog, domain, bahasa, dan usia situs. Pola yang terjadi secara bersamaan tersebut menimbulkan dugaan adanya false positive atau salah klasifikasi oleh sistem otomatis Blogger. Namun, pada tahap awal, belum tepat untuk menyimpulkan bahwa seluruh blog yang terkena tindakan merupakan korban kesalahan sistem.
Laporan BleepingComputer kemudian memberikan perkembangan yang lebih kuat. Google mengonfirmasi bahwa mereka mengetahui adanya bug yang menyebabkan sebagian situs Blogger secara keliru ditandai sebagai malware dan Google sedang mengerjakan perbaikan.
Dengan demikian, kasus ini bukan sekadar rumor di kalangan blogger. Memang terdapat masalah teknis pada sistem deteksi Blogger pada periode tersebut.
Mengapa Blog yang Tidak Memiliki Malware Bisa Terkena?
Pertanyaan berikutnya adalah mengapa blog yang terlihat aman dapat terkena deteksi malware.
Salah satu alasannya adalah sistem keamanan tidak hanya memeriksa artikel yang terlihat oleh pengunjung.
Sebuah halaman Blogger dapat memiliki berbagai komponen tambahan, seperti:
- JavaScript eksternal
- Widget pihak ketiga
- Iframe
- Script iklan
- Pop-up
- Redirect
- Tombol download
- Video embed
- Social media widget
- Push notification
- Short URL
- Script dari template pihak ketiga
Komponen tersebut dapat berasal dari server eksternal yang berada di luar kendali pemilik blog.
Misalnya, sebuah JavaScript yang dipasang pada template lima tahun lalu mungkin awalnya aman. Namun, domain tempat script tersebut berada dapat berubah pemilik, kedaluwarsa, diretas, atau digunakan untuk menyajikan konten berbahaya.
Juga menyoroti kemungkinan bahwa tautan lama dapat berubah menjadi berbahaya meskipun ketika pertama kali ditambahkan masih aman.
Artinya, blog yang tidak pernah sengaja memasang malware tetap dapat memiliki komponen yang kemudian dianggap berisiko oleh sistem keamanan.
Apakah Mengedit Template Blogger Bisa Menyebabkan Blog Dihapus?
Ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul setelah kasus tersebut.
BleepingComputer mencatat adanya laporan pengguna yang mengatakan bahwa blog mereka terkena penguncian setelah melakukan perubahan pada homepage atau template. Namun, fakta tersebut tidak berarti bahwa setiap aktivitas Edit HTML atau perubahan Layout otomatis menyebabkan blog terkena malware.
Perubahan template justru dapat menjadi salah satu momen ketika sistem kembali memindai atau memproses struktur halaman.
Oleh karena itu, apabila Blogger sedang mengalami gangguan sistem keamanan, sebaiknya jangan melakukan perubahan besar pada template tanpa melakukan backup terlebih dahulu.
Sebelum mengedit:
- Backup template Blogger.
- Simpan salinan artikel.
- Dokumentasikan perubahan terakhir.
- Catat script pihak ketiga yang digunakan.
- Hindari memasukkan skrip yang tidak diketahui sumbernya.
Dengan cara tersebut, apabila terjadi masalah, pemilik blog masih mempunyai dokumentasi untuk melakukan investigasi.
“Bot AI Google menghapus blog Blogger.”
Bukti yang lebih kuat dari laporan teknis saat ini justru menunjukkan adanya bug pada sistem keamanan Blogger yang menghasilkan false positive malware. Google sendiri menyatakan bahwa sebagian situs Blogger secara keliru ditandai sebagai malware dan mereka sedang memperbaiki masalah tersebut.
Jadi, istilah bot AI sebaiknya tidak digunakan sebagai kesimpulan penyebab tanpa bukti teknis yang memadai.
Bagaimana dengan Google Search dan SEO?
Penghapusan atau penguncian Blogger tidak hanya berdampak terhadap akses pengunjung.
Masalah tersebut juga dapat berdampak pada SEO dan Google Search.
Ketika sebuah blog tidak dapat diakses, crawler mesin pencari juga dapat mengalami kesulitan mengakses halaman tersebut. Apabila gangguan berlangsung cukup lama, berbagai sinyal SEO dapat ikut terdampak.
Beberapa hal yang perlu dipantau setelah blog dipulihkan antara lain :
- Google Search Console
- Security Issues
- Manual Actions
- URL Inspection
- Page indexing
- Sitemap
- Crawl status
- Trafik organik
- Ranking keyword
Juga, menjelaskan bahwa gangguan akses tidak selalu berarti seluruh ranking akan hilang secara permanen. Dampaknya bergantung pada durasi gangguan, status HTTP, jumlah URL yang terdampak, dan seberapa cepat situs kembali normal.
Dengan kata lain, blog yang terkena suspend tidak otomatis kehilangan seluruh SEO, tetapi pemilik perlu memantau kondisi indeks dan performa pencarian setelah blog kembali aktif.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Blogger Tiba-Tiba Dihapus?
Jika mendapatkan notifikasi pelanggaran malware, jangan langsung panik.
Berikut langkah yang lebih aman.
1. Simpan Screenshot dan Bukti
Dokumentasikan:
- Pesan error Blogger
- Tanggal dan waktu kejadian
- URL blog
- Email dari Google
- Jenis pelanggaran
- Tombol Request Review atau Appeal
- Perubahan terakhir pada blog
Dokumentasi ini dapat berguna ketika melakukan proses pemulihan.
2. Ajukan Request Review
Jika Blogger menyediakan tombol Request Review atau Appeal, gunakan fasilitas tersebut.
BleepingComputer melaporkan bahwa blog yang terkena tindakan dapat menerima peringatan bahwa blog berpotensi dihapus secara permanen apabila tidak mengajukan banding. Sebagian pengguna yang mengajukan appeal juga telah melihat blog mereka kembali online.
Jangan mengirim permintaan berkali-kali tanpa menunggu proses sebelumnya selesai.
3. Periksa Google Search Console
Jika blog masih dapat diakses di Search Console, periksa:
Security Issues
dan
Manual Actions
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Security Issues berhubungan dengan masalah keamanan yang dapat membahayakan pengguna, sedangkan Manual Actions berkaitan dengan tindakan terhadap situs dalam konteks kebijakan Google Search.
4. Audit Template Blogger
Periksa menu :
Tema → Edit HTML
Cari script atau kode yang tidak dikenal.
Prioritaskan pemeriksaan terhadap :
- <script>
- <iframe>
- JavaScript eksternal
- Ad network
- Redirect
- Pop-up
- Download button
- Notification script
- Shortener
- Widget lama
Jangan langsung menghapus kode secara sembarangan. Pastikan terlebih dahulu fungsi dan sumbernya.
5. Audit Artikel Lama
Artikel lama juga perlu diperiksa.
Sebuah postingan yang dibuat bertahun-tahun lalu mungkin memiliki :
- Link yang sudah mati
- Domain yang sudah berpindah pemilik
- Link download lama
- Iframe
- Script eksternal
- Short URL
- Embed dari layanan yang sudah tidak aktif
Juga menekankan bahwa tautan lama dapat berubah menjadi berbahaya setelah domain tujuan berubah fungsi.
6. Periksa Akun Google
Jangan hanya memeriksa blog.
Periksa juga keamanan akun Google:
- Login terbaru
- Perangkat yang terhubung
- Aplikasi pihak ketiga
- Administrator blog
- Penulis blog
- Metode pemulihan
- Verifikasi dua langkah
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, segera amankan akun.
Jangan Lupa Backup Blogger
Kasus ini memberikan satu pelajaran penting bagi blogger:
Jangan menjadikan platform sebagai satu-satunya tempat penyimpanan data.
Blogger menyediakan mekanisme backup konten melalui menu:
Setelan → Kelola blog → Cadangkan konten
Backup tersebut dapat menyimpan konten blog dalam format yang dapat digunakan kembali.
Selain itu, Google Takeout dapat digunakan untuk membuat salinan data Blogger. DailySEO ID juga merekomendasikan Google Takeout sebagai salah satu langkah backup ketika terjadi masalah pada Blogger.
Sebaiknya backup tidak hanya berupa postingan.
Simpan juga :
- Template
- Gambar
- Logo
- Dokumen
- File download
- Data komentar
- Struktur navigasi
- Daftar URL
- Konfigurasi SEO
Dengan demikian, apabila terjadi masalah serius, proses recovery atau migrasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Terima Kasih 😄😊👌👍 :)
Wassalammu‘alaikum wr. wb.

