Assalamu‘alaikum warramatullahi wabarakatuh.
Sebelum itu marilah kita berpuji kepada Allah SWT dan menjunjung Nabi besar Muhammad SAW. Shalat Tarawih adalah salah satu Shalat Sunah yang dikerjakan saat Bulan Ramadhan. Berikut ini adalah Tata Cara & Niat Shalat Tawawih Sendirian.
Sumber Artikel : Lampung.NU.or.id, Bankmuamalat.co.id, BKPSDM.Demakkab.go.id, dan Info.Medanaktual.com
Melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah di bulan Ramadhan sangat dianjurkan. Namun, dalam kondisi tertentu seseorang bisa mengalami halangan atau uzur sehingga tidak dapat mengikuti Tarawih berjamaah, misalnya karena pekerjaan, sedang bepergian, atau alasan lainnya.
Shalat Tarawih memiliki keutamaan yang besar, karena ibadah ini senantiasa dilakukan oleh Rasulullah semasa hidupnya dan kemudian dilanjutkan oleh para sahabat.
Bagi yang tidak dapat melaksanakannya secara berjamaah, shalat Tarawih tetap dapat dikerjakan secara mandiri di rumah. Berikut panduan cara melaksanakan shalat Tarawih secara sendiri.
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat Tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā
Artinya :
Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt.
Pembacaan lafal ini sangat penting, karena merupakan keabsahan shalat tarawih tersebut. lafal niat ini juga menjadi pembeda dengan pelaksanaan ibadah lainnya.
Jumlah Rakaat Adapun jumlah shalat Tarawih sendiri sama dengan jumlah shalat tarawih berjamaah, yaitu 20 rakaat.
وهي عشرون ركعة مجمع على سنيتها... ولا تصح بنية مطلقة بل ينوي ركعتين من التراويح أو من قيام رمضان أو سنة التراويح
Artinya :
Shalat Tarawih berjumlah 20 rakaat yang disepakati kesunnahannya… Shalat tarawih tidak sah dikerjakan dengan niat shalat mutlak (tanpa penyebutan kata tarawih di dalam hati), tetapi ia harus meniatkan shalat dua rakaatnya sebagai bagian dari shalat Tarawih, shalat malam bulan Ramadhan, atau shalat sunnah tarawih (Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).
Tata Cara Shalat Tarawih Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari oleh karena itu, ia harus mengikuti kaidah shalat sunnah malam, yaitu salam pada setiap dua rakaatnya sebagaimana keterangan Syekh M Nawawi Banten dari kalangan Mazhab Syafi’i.
ولا يصح أن يصلي أربعا منها بسلام بل لا بد أن يكون كل ركعتين منها بسلام لأنها وردت كذلك
Artinya :
Shalat Tarawih tidak sah dikerjakan empat rakaat dengan satu salam, tetapi ia harus ada salam setiap dua rakaat karena hadits menyatakan demikian (Lihat Syekh M Nawawi Banten, Nihayatuz Zain, [Beirut, Darul Kutub Al-Ilmiyyah: 2002 M/1422 H], halaman 112).
Kemudian surat yang dibaca setelah pembacaan surat Al-Fatihah bersifat sunnah. Mereka yang shalat sendiri dapat memilih surat mana saja yang mudah baginya untuk dibaca setelah surat Al-Fatihah.
Tata Cara Shalat Tarawih 8 Rakaat (Dua Rakaat Salam)
Shalat tarawih 8 rakaat dilakukan dengan pola dua rakaat salam. Artinya, setiap dua rakaat diakhiri dengan salam seperti shalat sunnah pada umumnya.
Cara ini sesuai dengan hadis yang menjelaskan bahwa Rasulullah menunaikan shalat malam dengan dua rakaat-dua rakaat. Berikut langkah-langkahnya :
- Pelafalan niat sholat Tarawih.
- Niat di dalam hati ketika takbiratul ihram.
- Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati.
- Baca ta’awudz dan Surat Al-Fatihah. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran.
- Rukuk.
- Itidal.
- Sujud pertama.
- Duduk di antara dua sujud.
- Sujud kedua.
- Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.
- Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
- Salam pada rakaat kedua.
- Istighfar dan dianjurkan membaca Doa Kamilin setelah selesai Sholat Tarawih.
- Mengulangi langkah ini hingga 8 rakaat selesai.
Langkah ini mengulang hingga 4 kali (8 Rakaat). Di sela-sela setiap dua rakaat, disunnahkan membaca dzikir, istighfar, atau doa agar ibadah semakin bermakna.
Tata Cara Shalat Witir 3 Rakaat Langsung
Untuk shalat witir, biasanya masyarakat ada yang melakukannya secara langsung 3 rakaat tanpa adanya salam di rakaat ke dua, adapun tata cara pelaksanaan shalat witir 3 rakaat yang dilakukan secara langsung sebagai berikut :
- Mengucapkan Niat
- Takbiratul Ihram
- Membaca Al-fatihah dan Surah Pendek (Jika shalat witir dilaksanakan sebanyak satu rakaat, maka surat pendek yang dianjurkan untuk dibaca adalah al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Lain halnya jika dilaksanakan tiga rakaat, maka rakaat pertama membaca surat al-A’la, surat al-Kafirun pada rakaat kedua, dan surat al-Ikhlas, al-Falaq, serta an-Nas di rakaat ketiga).
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat kedua
- Mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat sampai sujud kedua
- Berdiri dan masuk ke rakaat ketiga mengulangi urutan mulai dari membaca al-Fatihah dan surat yang dianjurkan sesuai jumlah rakaat, rukuk, iktidal (membaca qunut pada rakaat terakhir), sujud pertama, duduk di antara dua sujud, sujud kedua.
- Duduk tasyahud terakhir
- Salam
Demikianlah Bacaan Niat Shalat Tawawih Sendirian. Mohon maaf apabila ada kesalahan sedikitpun 😀😊☪️🤲👍 :)
Wabillahit-tafik wal-hidaiyah,
Wassalamu‘alaikum warramatullahi wabarakatuh.
