Google Doodle Rayakan Hari Perempuan Internasional 2026, Soroti Penemuan Ilmiah di Bidang Saintek/STEM

Assalamu‘alaikum wr. wb.

Halo semuanya! Hari ini Tanggal 8 Maret 2026 (18 Ramadhan 1447 H) merupakan Hari Perempuan Sedunia/Internasional yang diperingati Setiap Tahunnya oleh Google. Hampir mirip dengan Tahun lalu dan sama-sama bertema Perempuan di Bidang Saintek atau STEM, namun Google Doodle Tahun ini sedikit Beranimasi.

Google Doodle Hari Perempuan Internasional 2026

Sumber Artikel : Madiun.Jatimtimes.com dan Detik60.com

International Women's Day 2026 kembali dirayakan oleh Google melalui Doodle khusus yang menyoroti perjuangan para pelopor perempuan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Ilustrasi ini tidak sekadar berfungsi sebagai visual menarik, tetapi juga membawa pesan kuat tentang pentingnya mengurangi kesenjangan gender yang masih terjadi dalam dunia ilmu pengetahuan.

Mengacu pada informasi dari laman doodles.google yang dipublikasikan pada 8 Maret 2025, sejak diakui oleh United Nations pada tahun 1975, peringatan Hari Perempuan Internasional setiap tanggal 8 Maret selalu menjadi momentum untuk mengingat besarnya peran perempuan dalam membentuk perkembangan peradaban modern.

Dalam Doodle tahun ini, Google menampilkan figur-figur visioner perempuan, mulai dari penjelajah luar angkasa, penemu dari masa lampau, hingga pelopor penelitian laboratorium yang telah mengubah cara kita memahami berbagai bidang ilmu seperti fisika, kimia, dan biologi. Pesan utama yang disampaikan adalah bahwa pencapaian tersebut hanyalah sebagian kecil dari kontribusi besar perempuan dalam dunia sains, sekaligus menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan menuju kesetaraan gender.

Namun, kondisi di lapangan masih belum sepenuhnya ideal. Secara global, perempuan hanya mengisi sekitar 29 persen tenaga kerja di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), walaupun persentase tersebut terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Angka ini mencerminkan bahwa meskipun perempuan telah memberikan kontribusi besar terhadap berbagai inovasi dunia, peluang dan keterlibatan mereka dalam bidang STEM masih relatif terbatas.


Di Indonesia, semangat untuk memperjuangkan kesetaraan juga terus berkembang. Peringatan International Women's Day setiap tanggal 8 Maret—yang akarnya dapat ditelusuri hingga gerakan perjuangan hak suara perempuan sejak 1928—kini selaras dengan tema yang diusung oleh United Nations, yakni “For All Women and Girls: Rights, Equality, Empowerment.” Tema tersebut mengajak seluruh pihak untuk mendorong terwujudnya hak yang setara, keadilan, serta pemberdayaan bagi perempuan dan anak perempuan.


Salah satu contoh upaya kolaboratif terlihat dalam kerja sama antara Australia dan Indonesia yang menyelenggarakan berbagai kegiatan sepanjang satu bulan. Rangkaian acara tersebut mencakup perayaan kepemimpinan perempuan pada peringatan organisasi KAPAL Perempuan, diskusi publik inklusif di Kupang, hingga penyelenggaraan pasar pop-up yang menampilkan produk usaha milik anggota PEKKA.


Chargé d’Affaires Australia, Gita Kamath, menegaskan bahwa kesetaraan gender memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat karena dapat membangun lingkungan yang inklusif tanpa meninggalkan siapa pun. Di tingkat kawasan, sektor energi di ASEAN juga mengangkat kampanye #ACEcelerateAction, yang menyoroti kontribusi perempuan melalui blog, wawancara, serta diskusi mengenai bias tidak sadar dan pentingnya dukungan dari laki-laki dalam mendorong kesetaraan.


Pandangan serupa disampaikan oleh Ishlah Wahdini dari Universitas Lambung Mangkurat. Ia menilai bahwa Hari Perempuan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan kekuatan perempuan yang mampu bersikap lembut sekaligus tangguh di tengah tekanan ganda, baik dari ekspektasi sosial, budaya, maupun tuntutan profesional. Menurutnya, perempuan sering kali dipandang sebagai “all-rounder” yang diharapkan berhasil dalam berbagai peran sekaligus, sebuah standar ganda yang hingga kini masih menjadi tantangan.

Pada tingkat global, peringatan tahun ini—termasuk konferensi yang diselenggarakan oleh United Nations—melibatkan berbagai kalangan, mulai dari aktivis, seniman, hingga pemimpin muda. Tujuannya adalah mendorong langkah nyata untuk memastikan hak, kekuasaan, dan peluang yang setara bagi seluruh perempuan dan anak perempuan.

Sejak dideklarasikannya Beijing Declaration pada 1995 hingga sekarang, pesan utamanya tetap relevan: generasi muda—terutama perempuan muda—memegang peranan penting dalam menciptakan perubahan jangka panjang.

Di tengah berbagai perayaan dan inisiatif di tingkat lokal maupun internasional, Doodle dari Google menjadi simbol sederhana namun bermakna, yang mengingatkan bahwa kecerdasan dan kontribusi kolektif perempuan telah memainkan peran besar dalam membentuk dunia modern. Selamat memperingati International Women's Day—semoga langkah menuju kesetaraan semakin cepat terwujud.

Momentum Menghargai Peran Perempuan

Saat ini, International Women's Day diperingati setiap tanggal 8 Maret di berbagai negara di dunia. Peringatan ini bukan sekadar momen perayaan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menghargai berbagai pencapaian perempuan di beragam sektor kehidupan.

Mulai dari bidang pendidikan, sains, ekonomi, hingga politik, perempuan terus memperlihatkan peran signifikan dalam mendorong kemajuan dan pembangunan masyarakat.

Melalui Doodle yang dirilis tahun ini, Google tidak hanya merayakan Hari Perempuan Internasional, tetapi juga mengajak masyarakat untuk semakin mengapresiasi kontribusi perempuan—khususnya dalam bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang selama ini menjadi salah satu pendorong utama inovasi serta perkembangan teknologi global.


Happy International Women's Day 2026! 👧

Terima Kasih 😄😊👌👍 :)

Wassalamu‘alaikum wr. wb.

Post a Comment

Previous Post Next Post