Kini, Alumni MagangHub Dapat Sertifikasi BNSP Gratis dari Kemnaker!

Assalamu‘alaikum wr. wb. 

Halo gais! Bagi Peserta MagangHub Kemnaker yang sudah selesai Magang, sudah waktunya mengikuti Sertifikasi BNSP secara Gratis.

Sumber Artikel : CNBC Indonesia dan VOI.id


Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan Program Magang Nasional (MagangHub) dengan menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi tanpa biaya. Sertifikasi ini diberikan sebagai bekal tambahan bagi peserta untuk memasuki dunia kerja dengan lebih siap dan kompetitif.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa selain sertifikat kelulusan program magang, sertifikasi kompetensi merupakan salah satu aspek penting yang perlu dimiliki oleh para alumni MagangHub.

Menurutnya, sertifikat kompetensi menjadi bukti pengakuan resmi atas kemampuan dan keterampilan yang telah diperoleh peserta selama mengikuti program pemagangan.

“Pemerintah menyediakan fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi lulusan MagangHub yang telah menyelesaikan masa pemagangan sebagai upaya untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia,” ujar Yassierli dalam keterangan tertulis yang disampaikan pada Minggu, 31 Mei.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa alumni MagangHub yang ingin memperoleh sertifikasi kompetensi BNSP dapat melakukan pendaftaran secara online dengan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia.

Pemilihan skema sertifikasi tersebut disesuaikan dengan bidang keahlian dan pengalaman kerja yang diperoleh peserta selama menjalani program magang.

Setelah proses registrasi selesai dilakukan, peserta akan mengikuti tahapan uji kompetensi secara langsung di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Yassierli menambahkan bahwa meskipun proses pendaftaran dilakukan secara daring, pelaksanaan asesmen kompetensi tetap diselenggarakan secara tatap muka melalui jaringan 21 LSP yang berada di bawah koordinasi UPTP Kemnaker di berbagai daerah.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan Program Magang Nasional (MagangHub) dengan menyediakan fasilitas sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tanpa biaya. Sertifikasi ini diberikan sebagai bekal tambahan bagi peserta untuk lebih siap memasuki dunia kerja.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa selain sertifikat kelulusan program magang, sertifikasi kompetensi memiliki peran penting bagi alumni MagangHub. Sertifikat tersebut menjadi bukti resmi atas kemampuan dan keterampilan yang telah diperoleh peserta selama mengikuti program pemagangan.


Menurutnya, pemerintah memberikan dukungan melalui fasilitasi sertifikasi kompetensi bagi peserta yang telah menyelesaikan program MagangHub guna meningkatkan daya saing mereka di pasar tenaga kerja.

Yassierli menambahkan bahwa alumni MagangHub yang ingin memperoleh sertifikasi BNSP dapat mendaftarkan diri secara daring dengan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang tersedia. Pemilihan skema dilakukan sesuai bidang serta pengalaman yang diperoleh selama menjalani program magang.

Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara luring atau tatap muka di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang tergabung dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Sebanyak 15 skema sertifikasi yang ditawarkan meliputi Pengelolaan Administrasi Perkantoran, Junior Secretary, Asisten Pengembang Web, Digital Marketing, Desain Grafis, Penyusunan Laporan Keuangan Entitas Tunggal, Supervisor Sumber Daya Manusia, Pelayanan Pelanggan, Front Office, Operator Komputer, Digital Filing, Produksi Karya Audiovisual, Analis Data, Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta Penyusunan Laporan Keuangan bagi Pemula.

Melalui beragam pilihan sertifikasi tersebut, lulusan MagangHub diharapkan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri saat ini. Kompetensi tersebut mencakup bidang administrasi, pelayanan pelanggan, teknologi digital, pengelolaan keuangan dan sumber daya manusia, analisis data, hingga penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja.

Pelaksanaan sertifikasi dilakukan oleh BNSP melalui jaringan lembaga sertifikasi profesi yang bekerja sama dengan balai pelatihan vokasi Kemnaker di berbagai daerah. Untuk mendukung program ini, Kemnaker juga telah melakukan pemetaan terhadap kesiapan balai pelatihan vokasi di seluruh Indonesia.

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa BBPVP Makassar, BBPVP Medan, dan BPVP Surakarta masing-masing mampu menyelenggarakan 15 skema sertifikasi. Sementara itu, BBPVP Bekasi memiliki kapasitas untuk menjalankan 11 skema.

Selanjutnya, BBPVP Bandung, BBPVP Semarang, BPVP Aceh, BPVP Padang, BPVP Samarinda, dan BPVP Kendari masing-masing dapat menyelenggarakan 10 skema sertifikasi. Adapun BPVP Banyuwangi dan BPVP Ternate memiliki kapasitas sembilan skema, sedangkan BPVP Bantaeng mampu melaksanakan delapan skema.

Sementara itu, BPVP Pangkajene dan Kepulauan serta BPVP Belitung masing-masing dapat menyelenggarakan tujuh skema. BBPVP Serang memiliki enam skema, sedangkan BPVP Lombok Timur, BPVP Ambon, dan BPVP Sorong masing-masing menyediakan empat skema. Adapun BPVP Bandung Barat dan BPVP Sidoarjo memiliki kapasitas tiga skema sertifikasi.

Secara keseluruhan, hasil pemetaan tersebut menunjukkan bahwa balai-balai pelatihan vokasi Kemnaker di seluruh Indonesia mampu menyelenggarakan hingga 180 skema sertifikasi kompetensi. Program ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi lulusan MagangHub untuk memperoleh sertifikasi profesional sekaligus meningkatkan daya saing dan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja.






Terima Kasih 😄😊👌👍 :)

Wassalammu‘alaikum wr. wb.

Post a Comment

Previous Post Next Post